Perbedaan Status Kesehatan pada Populasi Penduduk berdasarkan Kaidah Ontologis, Epistemologis dan Aksiologis secara Filosofis


Secara ontology, perbedaan status kesehatan pada populasi penduduk berasal dari kondisi sosial politik, social budaya dan social ekonomi dan social demografi negara tersebut. Kondisi social politik seperti pada saat pemilu terjadi tarik ulur berbagai kepentingan. Keadaan ini bisa menyebabkan ketidakpastian dalam hal keamanan maupun kesejahteraan. Kondisi social budaya seperti kebiasaan merokok dan buang sampah sembarangan juga dapat menyebabkan timbulnya berbagai penyakit. Kondisi social ekonomi seperti ada penduduk yang kaya dan mampu membeli makanan bergizi untuk menjaga kesehatannya, namun ada penduduk miskin yang untuk makan saja sulit. Kondisi demografi seperti usia, jenis kelamin, status perkawinan yang berbeda-beda mempengaruhi penyakit-penyakit yang ada. Perpaduan keempat kondisi ini merupakan alasan yang kuat mengapa terjadi perbedaan status kesehatan ada populasi penduduk.

Secara epistemologis, keempat kondisi tersebut menyebabkan perbedaan structural di masyarakat seperti ada kelompok yang diuntungkan dan ada kelompok yang tidak diuntungkan. Kelompok yang diuntungkan antara lain masyarakat yang di kota dan masyarakat yang berpendidikan tinggi. Kelompok yang tidak diuntungkan antara lain penduduk yang jauh dari pelayanan kesehatan dan yang berpendidikan rendah. Keempat kondisi itu juga mempengaruhi cara pandang mengenai kesehatan sebagai konsumsi ataupun investasi. Selanjutnya perbedaan structural dan pandangan mengenai kesehatan menyebabkan perbedaan status kesehatan pada populasi penduduk.

Secara aksiologis, kelompok yang diuntungkan dan memandang kesehatan sebagai investasi akan memiliki status kesehatan yang tinggi. Sedangkan kelompok yang tidak diuntungkan dan memandang kesehatan hanya sebagai konsumsi akan memiliki status kesehatan yang buruk.

 

 

, ,

  1. No comments yet.
(will not be published)

Comments links could be nofollow free.


Improve the web with Nofollow Reciprocity.